Showing posts with label Blog area. Show all posts
Showing posts with label Blog area. Show all posts

Saturday, June 29, 2019

KEMALASAN DALAM MENULIS

Ide terkadang datang begitu saja, kadang saat-saat kita melamunpun ide itu terkadang terbersit, rasanya kadang diri ingin langsung menuliskannya dalam sebuah karya. Namun entah saya sadar atau tidak kemalasan dalam menulis selalu menjadi penghambat saya untuk melanjutkan blog ini. Padahal sudah bertahun-tahun lamanya saya menjadi blogger, tapi saya selalu saja seperti blogger baru yang baru belajar menulis. Pernah saya mengikuti beberapa kompetisi blog namun hasilnya nihil, itu semua karena saya jarang melatih skil menulis saya, nampaknya mengisi artikel diblog hanya untuk mengikuti kompetisi itu hal yang tidak berarti. Rasanya jiwa membuat beribu alasan untuk tidak menuangkan banyak ide, padahal kata-kata sudah menggunung dipikiran. Tidak berhenti disitu, rasanya kejenuhan saya tertumpuk dengan beban dan tekanan hidup hingga membuat saya berpikir "Ah apa saya memang bisa menulis konten blog yang bagus seperti orang-orang". Alhasil saya pernah bertekad untuk menjadikan blog ini hanya untuk menaruh puisi-puisi saya saja. Saya kira, blog akan tetap trending dalam sesi berbagi cerita, namun kegandrungan orang terhadap blog kini berpindah ke media yang mereka bisa dengan dan media yang mereka bisa lihat setiap hari digengamannya. Youtube, instagram, dan twitter menjadi trending saat ini. Pada youtube ribuan konten dan kreator berbondong-bondong mengisi konten disana, hingga akhirnya persaingan di youtube pun alhasil seperti sangat sulit, tapi itu tergantung pada masing-masing penikmatnya juga sih, karena selera orang masing-masing berbeda. Namun alih-alih para youtubers mendapatkan uang, namun membuat konten untuk dapat mengundang banyak viewers sangatlah sulit. Dan twitter, miniblog kini menjadi tempat media curhat dan berbagi cerita, sampai adu debat netizen soal politik ada disana, hahahaha lucu ya? Dan instagram, wah ini jelas banyak penggandrungnya termasuk untuk para penjual online. Ah, oke kembali kepermasalah kemalasan saya, maaf para pembaca kali ini saya hanya ingin menguras energi kejenuhan saya jadi cerita banyak, hehehehehe. Intinya dari tekanan hidup/tekanan kerjaan dan rasa kurang percaya diri saya tidak aktif menulis diblog ini. Mungkin kini saya akan memanfaatkan kembali blog ini untuk membuat beberapa artikel, yup kembali menjadi orang yang pede lagi. Rasanya menjadi blogger bermanfaat juga untuk melatih saya menjadi orang yang kreatif. Mungkin sekian sesi curhatan saya....oke selamat bertemu kembali...
0

Sunday, September 11, 2016

Emansipasi itu.....??

Hay...sudah lama sepertinya saya tidak menulis, rasanya kesibukan selalu menghipnotis untuk lupa menulis.
Hmmm bahasan kali ini terinspirasi dari sebuah diskusi saya dengan teman. Mohon maaf kali ini saya belum bisa mengeluarkan dalil-dalil kuat tentang bahasan yang terkait, karena ilmu agama saya belum mumpuni. Namun kali ini saya akan menjelaskan dari pengalaman saya atas pengamatan terhadap ibu saya, kenapa ibu saya? Ya apa yang bisa saya tunjukkan dari ilmu saya yang terbatas selain menceritakan hal-hal yang sudah saya jalani/lihat/rasakan, dan ibu saya adalah orang yang sangat berpengaruh pada hidup saya. Agak sesi curcol sih, tapi saya akan buat seenak mungkin bahasannya.
Bicara tentang emansipasi mungkin penjabaran dan pemahaman setiap orang akan berbeda-beda, tapi saya tidak akan memihak ke cara pandang manapun kecuali yang ibu saya telah contoh kan.
Ibu saya bukanlah lulusan dari universitas manapun, dia juga tidak pernah mengikuti seminar tentang kewanitaan dan bahasan lainnya soal rumah tangga, namun caranya yang bijak/ketangguhan/kemandirian/kesabarannya menjadi contoh untuk saya. Dia juga bukan berasal dari keluarga yang taraf ekonominya level atas, dan dia juga bukan pekerja dari kantor manapun, dia hanya ibu rumah tangga. Tapi apakah dengan menjadi ibu rumah tangga biasanya pemahaman soal apa itu "pekerjaan" dan apa itu "karir" membuatnya berpikiran bahwa "perempuan hanya mengurus urusan dapur dan tak perlu mengenyam ilmu yang tinggi" ? Tidak, dia mengurus anak-anak dan suaminya dengan baik dan bersikap adil terhadap keluarga-keluarganya, tapi dia tidak menanamkan jiwa yang lemah kepada saya. Saya didik dikeluarga yang keras, orang bilang mungkin saya selebor, tapi tahukah bahwa ibu saya telah menanamkan beberapa gaya/pemahaman hidup yang luar biasa. Dia mengajarkan saya agar menjadi wanita yang mandiri, kuat (tidak cengeng atau manja), dan selalu ingat kodrat, serta mengingatkan saya bahwa melanjutkan pendidikan itu adalah hal yang baik. Oh ya bicara soal ingat kondrat mungkin akan panjang ya kalau dijelaskan, tapi sejak kecil saya tidak dibuat untuk menjadi "boneka orang tua" saya, saya melakukan banyak hal yang saya suka termasuk menjadi diri saya, saya tomboy tapi saya dididik untuk mengenal apa itu agama, sabun cuci, apa itu ulekan, apa itu panci/wajan, apa itu kain pel/sapu, dan apa itu merawat diri.
Nah kembali ke pokok pembicaraan tentang emansipasi, apa sih yang dilakukan oleh ibu saya? Saya ceritakan lagi bahwa ibu saya tidak bekerja diperusahaan manapun, dia ibu rumah tangga, tapi apakah ibu saya sepenuhnya hanya mengandalkan uang dari ayah saya? Tidak.  Salah satu teman saya pernah bilang bahwa "arti bekerja itu luas tidak melulu bekerja harus dikantoran/perusahaan" ya mungkin seperti itu yang dilakukan ibu saya. Sepanjang perjalanan hidup saya, saya telah menyaksikan banyak sekali hal yang telah dicontohkan oleh ibu saya, ibu saya terkadang tetap membantu keuangan keluarga dengan dia berdagang atau banyak hal(tetap positif dan halal) namun dia juga tidak meninggalkan kewajibannya sebagai ibu dan istri.
Ibu saya juga mencontohkan untuk tidak terlalu banyak menuntut kesempurnaan harta kepada ayah saya, jika ingin mendapatkan/membeli sesuatu yang ayah tidak bisa membelikannya maka ibu saya berusaha untuk mencari uang untuk itu (tetap izin dengan  ayah saya), dan dia tetap ada waktu untuk anak-anak dan suaminya. Intinya seolah ibu saya memberikan pengertian seperti ini "emansipasi bukanlah membuat wanita lupa akan kondrat dan kewajibannya, tapi emansipasi membuat wanita mampu berpikir kreatif dan mandiri".
Sebenarnya banyak hal yang dia contohkan, tapi akan sangat panjang jika diceritakan dan rasanya kalau diceritakan semua akan tidak fokus dengan pembicaraan saya kali ini, lain waktu saya akan menceritakan khusus untuk itu. Jika hal-hal yang saya jelaskan kali ini bertolak belakang untuk kalian maka saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, dan saya akan hargai sebuah perbedaan. Sekian. Terimakasih telah membaca :)

0

Sunday, July 5, 2015

Perubahan itu proses 2

Sebuah proses tanpa orang-orang yang mendukung prosesnya tidak akan mampu berjalan. Namun perubahan tanpa inisiatif untuk berubah malah akan menjadi sesuatu yang nihil dan tidak mungkin. Jadi perubahan butuh orang yang mendukung serta niat pribadi untuk tetap terus berubah.

Kali ini saya akan menceritakan proses titik temu saya dengan dua hal itu.

Sebelumnya saya adalah orang yang selalu berjalan ya seiring waktu berjalan saja. Sebelumnya saya selalu berdoa agar mendapatkan seseorang entah teman,entah kakak, entah pendamping hidup kelak yang mampu membimbing saya menuju jalan yang jelas, ya bisa dibilang saya butuh seseorang yang memberikan cahaya, seperti lampu pilip yang terangnya terus-terusan :p

Eittsss jangan nangis dulu yak, karena saya belum cerita lebih dalem, siapin dulu aja tisue nya untuk baca yang selanjutnya.

Jujur saya adalah typical orang keras kepala, karena lingkup saya membuat saya terkadang membuat inisiatif ini itu, kalau saya bilang a maka a, tidak mudah digoyahkan dengan prinsip orang lain. Saya dulu punya prinsip "dunia lu ya dunia lu, enggak usah lu bawa gue kedunia lu. Gue udah asik sama dunia gue." Parahkan?

Eits...sabar dulu coy...ini saya mau cerita dulu ya cerita soal saya baru lulus SMK di tahun 2009.
Jadi begini, saya baru mengenal dunia internet pada saat saya PKL kelas 2, saat itu saya diajarin oleh teman yang saya kenal waktu ditempat PKL, saya diajarkan apa itu email, apa itu sosial media, apa itu blog. Terus saya ikut milis soal internet marketing, setiap orang yang saja ajak chat bukan untuk genit-genitan seperti anak remaja lain, tetapi untuk menyerap ilmu dari mereka-mereka, asik kan? Nah baru deh pas lulus-lulus sekolah saya ikut komunitas Depok Blogger (Deblogger) informasinya saya dapat dari komentar di salah satu blog saya (lupa yang ini atau yang mana ya), kebetulan komunitas itu baru lahir, saya daftar sendiri dan datang sendiri ke grand lauchingnya di Oh lala cafe-Depok yang sekarang jadi apa ya di MargoCity (enggak pernah engeh yang sekarang), niat awal saya ikut itu adalah untuk bergaul dengan orang-orang banyak, merubah pola pikir, merubah cara berkomunikasi intinya ada niat untuk merubah diri. Bak orang bego datang sendiri terus sampe kopdar selanjutnya, waktu itu saya masih paling muda, paling bokek sampe bingung kalo mesen makanan di kafe harus nabung dulu sebelumnya demi kopdar, mau keluarin 17 ribu aja berasa loh, karena kebetulan saya juga dari ekonomi yang sederhana, jadi semasa belum kerja yaaa gitu deh....

Waktu berlalu, terus berlalu, saya makin belajar banyak hal dari komunitas itu, sampai akhirnya tahun 2010 saya bertemu satu gadis yang tampilan nya dari awal saya lihat gadis itu beda banget, kelihatan aura baik dan solehah nya beda kayak saya ..."dah aku mah apa atuh cuma balokan keju". Dia gadis yang ramah juga, dari pertama kali kenal dia asik diajak ngomong. Usia kita terpaut 2 tahun, seharusnya saya panggil dia kakak atau Mbak, tapi dia tidak pernah mau....alhasil sapaan kita berdua ditambah "jeng" udah kayak ibu-ibu arisan yak? hehehehe. Nama gadis itu.... Yunita Diskariani, sekarang dia buat nama pena Yunita Jasmine.

Waktu pun terus berjalan...kita makin deket brow...makin lama saya menemukan satu prinsip yang sama dengan dia, "anti pacaran". Waktu itu saya belum berjilbab, masih keliatan agak ganteng dan metal. Saya anti pacaran karena niat saya untuk menjaga diri, aneh kan orang tomboy dan enggak jilbab punya prinsip kayak begitu?
Saya sering main dengan dia, sering tanya ini itu soal agama, kadang kalau lagi galau-galaunya saya curhat sama dia dan minta pendapat secara islami gitu...dia pendengar yang sabar dan menjelaskan tanpa harus seperti orang yang lain nya yang keliatan "sok suci" (dulu saya selalu punya jargon itu kalau menghadapi orang yang ngasih pendapat tapi kayak gimana gitu ya kesan nya menggurui nya enggak enak banget). Dia enggak pernah menyuruh saya untuk menggunakan jilbab, tapi sikap/sifat/perbuatannya membuat saya tertarik dan berpikir "ketenangan jiwa nya kepancar banget".

Makin hari virus baiknya makin menular ke saya, jiwanya menjadi sosok yang selama ini saya cari, teman yang membimbing adalah sosok teman yang saya cari. Lama kelamaan saya terus berpikir, bahwa kalau seandainya saya berjilbab akan kah saya bisa lebih dekat dengan Allah?
Taaapi....saya tidak suka kalau jilbab dipakai hanya pada moment-moment tertentu saja, intinya saya tidak suka jiwa yang setengah-setengah, dan waktu itu saya masih berpikir kalau memperbaiki diri dulu baru berjilbab.
Karena selama itu jiwa saya terobang-ambing ditengah ketidak pastian. Alhasil klimaks dari pertanyaan itu membuat saya memutuskan saya untuk memantapkan diri untuk berjilbab di akhir tahun 2012. Saya bilang ke Jeng Nita (panggilan dari Yunita), dia begitu senang, dan menemani saya ke Tanah Abang berburu jilbab-jilbab murah, baju lengan panjang, bergo yang menutup dada. Lumayan modalnya melebihi 300 ribu (walau masih baru beberapa item).
Nah malam tahun baru 2013, saya menginap di rumah Jeng Nita, sebelum kerumah nya saya membawa baju lengan panjang saya dan beberapa jilbab, rencananya saya ingin belajar menggunakan jilbab dengan doi. Nah malam tahun baru dia baru bilang kalau besok nya dia ada pertemuan dengan teman-teman LQnya, saya juga waktu itu bingung LQ itu apa, dulu saya nangkepnya kayak wadah pengajian rutin gitu. Alhasil hari esoknya  saya ikut dengan Jeng Nita, bertemu dengan teman-teman LQnya di DMall, berharap bisa tau LQ itu kayak gimana sih... ternyata disitu salah satu temannya ada yang ulang tahun, alhamdulilah saya dapat makan gratis ditahun baru...makasih ya buat yang traktir waktu itu...dan...tanggal 1 Januari 2013 adalah hari pertama saya menggunakan jilbab. Hari-hari saya pun menggunakan jilbab, kewarung menggunakan jilbab, ada tamu y.ang bukan muhrim saya buru-buru lari-larian ambil jilbab.

Dan....perubahan selanjutnya...bersambung :)
2

Thursday, July 2, 2015

Perubahan itu proses 1

Perubahan, apa yang kita pikir tentang perubahan? Apakah perubahan butuh waktu yang singkat?
Jika saya ditanya seperti itu maka saya akan menjawab bahwa perubahan adalah suatu hal yang dilakukan dengan proses yang tidak singkat dan ditujukan untuk menjadi sesuatu/orang yang lebih baik daripada sebelumnya.
Apakah banyak orang/sesuatu yang berubah menjadi lebih buruk daripada sebelumnya? ya banyak. Segala perubahan dapat berbentuk hal yang positif dan negatif, tergantung seberapa kuat dan sanggup hal/orang itu bertahan dari segala kondisi. Tujuan adalah faktor penting untuk menjadi indikator sebuah perubahan.
Kali ini saya akan curhat kecil tentang perubahan saya, hmmm bisa dibilang cerita banyak sih..hehehehe tapi disugestikan saja yak kalau saya curhat kecil, biar enggak bete bacanya.

Jadi begini, ehemmmm... saya memang bukan wanita yang baik banget sih....baik juga...hmmm enggak tahu ya biar orang yang menilai. Tetapi dulu saya adalah cewek yang tomboy, walau saya suka juga main-main an cewek semasa kecil dan kenal make up, tapi saya malah lebih suka berpenampilan selebor. Dulu saya seperti ini(maaf tidak bisa memunculkan foto yang dulu): kaos oblong, rambut uwek-uwekan, enggak peduli sama bau badan, enggak peduli sama rapih nya pakaian yang digunakan, gelang karet ala cowok, sepatu levis, sepatu kets. Ada alasan kenapa saya selebor yaitu: gaya cowok lebih simple dan lebih hemat uang, saya tidak suka dilihat seperti cewek lain yang inginnya dipuji sebagai cewek cantik dan dilihat oleh laki-laki karena kecantikan, karena saya cuek. Jadi saya sering banget tuh dijalan dipanggil "mas", saking ganteng nya saya kali yak. hahahaha

Saya berubah setahap demi setahap, dan itu dimulai sejak saya bekerja di perusahaan swasta dari tahun 2010 hingga sekarang. Tahu sendirikan cewek tomboy itu kayak apa??? yess tepat sekali, cewek tomboy itu slebor, sampai dikantor saya selalu selebor, rambut diikat se kena nya, dan kebetulan rambut saya dulu keriting dan tebal, jadi kebayang kan kayak gimana rupanya? soal parfum dan deodorant, saya pakai sekenanya tapi tidak berusaha mencocokan dengan jenis kulit dan keringat, alhasil baru beberapa jam itu wangi badan sudah berputar disekeliling, jadi malu...hehehehe
Kebetulan, teman-teman kerja saya care, mereka banyak protes soal parfum saya, saya menerima kritik mereka, sampai-sampai waktu itu dalam sebulan saya 4 kali beli parfum karena menurut mereka tidak cocok dengan saya.
Waktu berlalu, saya terus menerus coba sana-sini parfum dan deodorant yang cocok, alhamdulilah dapet juga, dan keadaan wewangian yang agak aneh itu perlahan mulai hilang, bisa dibilang jauh lebih mendingan enggak bikin orang dan diri sendiri mabok hehehehe. Nah tapi belum sampai disitu, soal rambut belom loh....
Itu rambut yang uwek-uwekan masih berlanjut bertahun-tahun sampai akhirnya pertengahan tahun 2012 saya dipaksa oleh mantan supervisor untuk memotong pendek rambut saya, karena type rambut saya mekar seperti kerupuk saat kondisi panas..jadi saya memutuskan untuk smoothing rambut saya, saya jauh-jauh ke salon langganan di ciledug demi penampilan yang baik, tapi naas saat pulang saya harus menggunakan helm dan terkena hujan badai(perjuangan banget), alhasil rambut saya ujungnya malah naik. Saya frustasi, akhirnya saya coba menggunakan seledri dan ganti lagi menggunakan sari santan+jeruk nipis untuk meluruskan secara alami, hasilnya jauh lebih baik.

Dan....perubahan saya selanjutnya...tunggu dicerita saya berikutnya, bersambung :)
0

Thursday, April 4, 2013

Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen


Kehidupan yang bergerak dimasa modern membuat kita menjadi sangat konsumtif. Pemakaian/penggunaan/mengkonsumsi sebuah barang/makanan/minuman adalah pola yang sudah biasa dikehidupan kita sehari-hari bukan? Namun pola konsumtif setiap orang yang berbeda-beda membuat barang-barang/produk baru bermunculan, sedangkan warga negara Indonesia adalah orang-orang yang konsumtif. Dengan pola hidup demikian apakah kita yakin kita telah menjadi Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen?


Lalu apakah kita sebagai konsumen mempunyai perlindungan sendiri secara hukum? Di Indonesia, dasar hukum yang menjadikan seorang konsumen dapat mengajukan perlindungan adalah:

Undang Undang Dasar 1945 Pasal 5 ayat (1), pasal 21 ayat (1), Pasal 21 ayat (1), Pasal 27 , dan Pasal 33.

Undang Undang No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 1999 No. 42 Tambahan lembaran Negara Republik Indonesia No. 3821

Undang Undang No. 5 tahun 1999 Tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Usaha Tidak Sehat.

Undang Undang No. 30 Tahun 1999 Tentang Arbritase dan Alternatif Penyelesian Sengketa

Peraturan Pemerintah No. 58 Tahun 2001 tentang Pembinaan Pengawasan dan Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen

Surat Edaran Dirjen Perdagangan Dalam Negeri No. 235/DJPDN/VII/2001 Tentang Penangan pengaduan konsumen yang ditujukan kepada Seluruh dinas Indag Prop/Kab/Kota

Surat Edaran Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri No. 795 /DJPDN/SE/12/2005 tentang Pedoman Pelayanan Pengaduan Konsumen

Dengan adanya dasar hukum hak kita sebagai konsumen sudah sangat terlindungi dan semua keluhan patut untuk diperjuangkan,. Oleh karena itu pemerintah terus mengoptimalkan peningkatan penegakan hukum di bidang perlindungan konsumen dan metrologi legal di Tanah Air. Terakhir, pada awal Januari 2013, Menteri Perdagangan RI Gita Wirjawan bersama dengan Kepala Bareskrim POLRI Irjen Pol Sutarman, dan disaksikan oleh Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan menandatangani Nota Kesepahaman terkait hal tersebut.

Mendag menyampaikan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan keterpaduan operasional dalam penanganan tindak pidana di bidang perlindungan konsumen dan metrologi legal yang dilakukan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perlindungan Konsumen (PPNS-PK), Penyidik Pegawai Negeri Sipil Metrologi Legal (PPNS-MET), yang didukung oleh Penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pada kesempatan tersebut dilakukan juga penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Jenderal Standardisasi dan Perlindungan Konsumen Nus Nuzulia Ishak dengan Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian yang juga selaku Kepala Badan Karantina Pertanian Banun Harpini dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Lucky S. Slamet tentang Kerjasama Pengawasan Barang Untuk Produk Non Pangan, Pangan Olahan, dan Pangan Segar.

Dirjen SPK Nus Nuzulia Ishak menegaskan bahwa kerja sama ini akan dapat meningkatkan efektivitas pengawasan barang beredar meliputi produk non pangan, pangan olahan, dan pangan segar khusus dalam rangka melindungi konsumen.

Selain itu, kerja sama ini juga dapat menjadi wadah pertukaran informasi terkait pengawasan peredaran produk non pangan, pangan olahan dan pangan segar yang beredar di pasar. Dan tentunya meningkatkan pemberdayaan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.

Objek pengawasan untuk produk non pangan, antara lain meliputi pemenuhan standar, pencantuman label, petunjuk penggunaan (manual) dan kartu jaminan/garansi dalam Bahasa Indonesia, sedangkan untuk produk pangan segar dan pangan olahan meliputi aspek keamanan, mutu, dan gizi serta pencantuman label.

Dengan adanya Nota Kesapahaman ini, maka penegakan hukum dapat dilakukan secara lebih intensif sehingga meminimalisir keberadaan barang yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sasarannya selain untuk perlindungan konsumen, juga untuk pengamanan pasar dalam negeri, sekaligus mendukung terciptanya kepastian hukum dalam berusaha untuk dapat menarik investasi di Indonesia.

Disamping itu, kerja sama ini juga dilakukan sebagai antisipasi agar barang-barang yang beredar di wilayah Indonesia memenuhi kaedah keselamatan, keamanan dan kesehatan serta lingkungan hidup dan layak digunakan, dimanfaatkan, serta dikonsumsi oleh masyarakat.

Namun bagaimana caranya kita untuk menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih barang-barang untuk kita konsumsi? Berikut anjuran dari Direktorat Jendral Standardisasi dan Perlindungan Konsumen tentang Kiat Menjadi Konsumen Cerdas :

1. Tegakkan Hak & Kewajiban Anda Selaku Konsumen

Konsumen kritis dan berani memperjuangkan haknya apabila barang/jasa yang dibelinya tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan tidak sesuai dengan diperjanjikan, tetapi konsumen juga harus mengerti kewajibannya sebagaimana tercantum pada UUPK.

2. Teliti Sebelum Membeli

Konsumen selalu mempunyai kebiasaan untuk teliti atas barang dan/atau jasa yang ditawarkan/tersedia dipasar. Minimal secara kasat mata dapat digunakan untuk mengetahui keadaan yang sebenarnya dari barang dan/ atau jasa tersebut, dan bila kurang jelas/paham, dapat menyampaikan untuk bertanya atau untuk memperoleh informasi atas barang dan/atau jasa tersebut. Berdasarkan hal ini, dapat diperoleh gambaran umum atas barang dan/atau jasa yang ditawarkan di pasar.



3. Perhatikan Label, MKG, dan Masa Kadaluarsa

Konsumen harus lebih kritis untuk mengetahui kondisi barang dan/atau jasa, khususnya atas barang makanan, minuman, obat dan kosmetik, dalam keadaan terbungkus yang disertai label. Dalam label dicantumkan antara lain : komposisi, manfaat aturan pakai, dan masa berlaku. Bila membeli produk telematika dan elektronika harus dilengkapi dengan petunjuk penggunaan (manual) dan kartu jaminan garansi purna jual dalam bahasa Indonesia. Perhatikan masa kadaluarsa agar berhati-hati terhadap barang yang masuk kedalam tubuh atau yang digunakan diluar/atas tubuh. Karena barang tersebut sangat erat kaitannya dengan aspek kesehatan, keamanan dan keselamatan (K3L) konsumen.

4. Pastikan Produk Sesuai dengan Standar Mutu K3L

Konsumen akrab dengan produk bertanda SNI dan memperhatikan produk yang sudah yang wajib SNI. Produk bertanda SNI lebih memberikan jaminan kepastian atas kesehatan, keamanan dan keselamatan konsumen, bahkan lingkungannya (K3L). Saat ini terdapat produk dengan SNI yang diberlakukan secara sukarela (voluntary) dan 89 jenis produk yang sudah SNI Wajib. Standar lain yang diberlakukan di dunia adalah Japanese Industrial Standards (JIS), British Standards (BS), American Society for Testing and Materials (ASTM), Codex Standard, Conformité Européenne (CE), dan lain-lain.


5. Beli Sesuai Kebutuhan Bukan Keinginan

Konsumen  mempunyai budaya perilaku tidak konsumtif artinya bukan barang dan/atau jasa yang menguasai atau mempengaruhi konsumen andalah sebagai konsumen yang menguasai keinginannya untuk membeli barang dan/atau jasa.

Menjadi Konsumen Cerdas Paham Perlindungan Konsumen memang tidak mudah, tetapi jika kita mampu bersikap bijak dengan pola konsumtif kita mungkin kita akan merasakan dampak negatif dari segi konsumtif tersebut. Konsumen yang cerdas adalah konsumen yang mampu memilah barang mana yang patut ia konsumsi atau tidak, serta konsumen yang paham akan perlindungan haknya adalah dia yang segera melapor apabila merasa dirugikan atas konsumtifnya. Untuk info lebih lanjut mengenai standardisasi dan perlindungan konsumen silahkan kunjungi website Direktorat Jendral Standardisasi dan Perlindungan Konsumen http://ditjenspk.kemendag.go.id/









0

Friday, September 21, 2012

Buat blog di blogspot-1




Hai sobat semua, maaf kali ini saya baru posting tentang cara buat blog nih. Nah kali ini saya akan mengajak sobat untuk membuat blog dengan menggunakan blogspot. Kok kata-kata saya jadi mirip di acara si bolang ya?? yaudah lanjut ajalah bacanya :D Nah kenapa sih saya menggunakan blogspot, baca di postingan saya tentang pilih media ngeblog .
Nah langsung saja ya, pertama-tama masukkan garam-cabai-dan bawang merah kedalam laptop/komputer anda dan diulek sampai halus, hehehehehe becanda. :D
*angkah pertama kunjungi www.blogger.com , klik sign up untuk mendaftar(jika belum mempunyai email gmail) jika sudah mempunyai email di gmail anda cukup sign in seperti biasa
*kedua: Namai blog anda serta subdomain yang anda inginkan, tapi untuk domain name nya tetap '.blogspot.com' karena blogspot adalah blog yang gratisan, jika anda ingin merubah domain name nya menjadi '.com/.id' dan lainnya anda bisa menggunakan jasa penyedia untuk domain berbayar. Nah kali ini saya menggunakan contoh penggunaan subdomain 'blogku1212'. Jika nama blog sudah ada maka keterangan di bawah kotak isian 'Alamat' akan memberikan informasi bahwa 'alamat blog tidak tersedia' , setelah anda berhasil memilih nama blog dan alamat maka pilihlah template(tampilan blog) anda, setelah itu klik 'Buat Blog'.

Inilah tampilah dashboard blogku1212. maaf saya perkecil gambarnya. Nah di tampilan ini adalah tampilan muka dari akun blogger kita, jika kita memiliki 3 blog atau lebih dari satu blog pada satu akun maka semuanya nama blog kita akan tampil disini, dan untuk masuk ke halaman administrator blog kita silahkan klik nama blog yang akan kita kostumisasi/kontrol/posting.

Nah kini anda telah masuk kedalam administrator blog kita, dimana disini  kita bisa merubah/mengkostumisasi atau melihat trafic dari blog kita, dan untuk membuat postingan/tulisan kita bisa klik 'Entri baru'.


 Pada kotak 'poskan judul' tulis judul postingan yang ingin kita buat, untuk membuat tulisan bisa menggunakan kotak putih pada bagian tengah. Ada beberapa tulisan di sebelah kanan layar bukan? disana ada: Label(untuk memberikan label pada postingan anda), jadwal (untuk memberikan keterangan settingan waktu posting),Link (untuk keterangan tautan postingan),lokasi (untuk tampilkan lokasi posting),pilihan(untuk konfigurasi posting). Jika sudah selesai klik tombol kuning dibagian paling atas 'Publikasikan' maka postingan kita telah masuk dan siap dibaca oleh khalayak ramai di internet.
Untuk sementara sampai disini dulu ya cara membuat blognya, nanti akan dilanjutkan lagi di sesi yang kedua. Selamat mencoba.... :D

0

Friday, July 27, 2012

Tren atau fungsi?

Pada era teknologi dewasa ini kemajuannya sudah tersebar amat pesat. Kira-kira siapa sih yang tidak kenal dengan kata 'teknologi'?
Jika kita bertanya kepada seseorang tentang teknologi pasti mereka dapat menjabarkannya, walaupun setiap orang berasumsi berbeda-beda tapi kata-kata mereka pasti tak akan jauh dari tema 'era mesin'.

Apakah benar sekarang adalah era mesin?
Apakah benar sekarang jaman serba instan?
Jawabannya ada di rumah kita, di gengaman kita, di kantor kita, di banyak tempat diseluruh dunia.

Bayangkan saja, dari kabel menjadi nirkabel, dari kayu menjadi gas, dari kayuhan sepeda menjadi motor, dari kantor pos menjadi e-mail. Apalagi yang tidak instan pada era mesin ini?

Lalu bagaimana soal kegunaannya?
Banyak sekali!
Soal tepat fungsinya?
Nah ini dia..

Kemajuan teknologi yang pesat sekarang tak urung membuat hampir semua orang tergila-gila. Teknologi sekarang bukan lagi tabu-mimpi-atau hal yang tidak mungkin, kini teknologi menjadi 'trend' gaya hidup, maka tak heran kebanyakan orang berbondong-bondong untuk memburu 'trend' ini tanpa memperhatikan fungsi.

Memang apa hubungannya dengan fungsi?

Sesuatu pasti mempunyai kualitas, mutu, serta kegunaan masing-masing. Tapi dengan mengkesampingkan hal-hal itu maka semuanya bisa saja bernilai nol untuk diri kita.

Mengapa bisa dikatakan nol?

Sebelumnya kita harus tahu tingkat kepuasan seseorang itu berbeda-beda, tapi kalau dibiarkan itu bebas lepas didalam diri kita maka yang ada kita hanya menyiksa diri kita sendiri serta lingkungan kita dari berbagai segi (finansial, sumber daya alam yang digunakan, dll).

Kok begitu?

Contohnya saja:
1. Motor/mobil.
Buat apa kita mempergunakan ini hanya untuk beberapa jengkal dari rumah kita kalau itu masih bisa dijangkau oleh kaki/sepeda. Hal ini hanya akan membuang uang kita serta SDA tanpa kita sadari.

2. Hand phone/telepon genggam.
Sekarang adalah jaman black bery, i phone dan banyak macam lainnya yang membuat orang nampak berkelas dengan sekali gengam. Tapi bagaimana fungsinya? Satu yang sangat terasa untuk teknologi gengam yang pintar ini, adalah segi finansial. Tidak apa kita punya barang mewah ini, tapi kita juga harus menyadari tingkat kebutuhan yang premier, dengan begitu kita dan keluarga kita semakin tenang dalam mengatur keuangan.

3. Komputer/laptop.
Nah yang satu ini mungkin tidak akan terlalu berpengaruh dengan segi keuangan menengah keatas. Tapi terkadang kegiatan 'trend' masih dilakukan. Pemilihan komputer/laptop sesuai kebutuhan adalah pemikiran pintar.
Dengan memperhatikan segala aspek mengenain 'tepat guna, tepat trend' dapat menghemat segala aspek juga (finansial, SDA, dll), dengan begitu hidup kita serta orang-orang sekitar menjadi sangat tenang. Bukankah manusia yang moderen adalah manusia yang mampu berpikir, dan menelaah dari segala aspek?

Bagaimana dengan Anda?

Mohon berikan saran dan kritik, saya akan sangat senang menerimanya, guna kemajuan blog saya. Terimakasih telah berkunjung:D
0

Thursday, July 26, 2012

Buat blog dimana?


Hy...lama tidak berjumpa ya....
Maaf karena sang penulis sibuk padat(halahhh alesyannn :D)
Hmmm kali ini saya akan membahas topik yang cukup berat (lebay dikit..)

Sebentar, sebelumnya saya harus bertanya dulu nih kepada teman-teman sekalian, sudah tau kan blog itu apa dan web penyedia nya apa aja? Hmmm kalau sudah tau saya mau tanya lagi nih....kira-kira dari sebagian web penyedia seperti: blogspot, wordpress, blogdetik,multiply mana sih yang teman-teman lebih suka??

Nah sedang bingung kah? atau sedang menerka-nerka keunggulannya??

Gimana kalau kita bahas disini..iya disini di tulisan saya kali ini..



KEUNGGULAN WORDPRESS

(dikutip dari detik.com)

Banyak orang-orang yang menjagokan wordpress. Tapi wordpress ada dua loh..yang berbayar dan yang gratisan. Untuk yang berbayar fiturnya lengkap, sedangkan yang gratisan beberapa fitur dibatasi. Nah ini dia keunggulan keseluruhaan dari sebuah wordpress.

1. Berbasis Open Source

WordPress ini berbasis Open Source, sehingga bisa didapatkan secara gratis dan dapat dikembangkan oleh siapapun.

2. Kustomisasi

WordPress memiliki keunggulan dalam hal Content Management System (CMS). Hal ini memudahkan pengguna untuk menambahkan dan mengubah isi dari situs maupun blog(sesuai kebutuhan).

3. Plugin

Dukungan plugin ini sangat bervariasi, dari mulai pemblokir Spam seperti Akismet, pengatur komentar seperti Intense Debate, pembuat pooling seperti Pool Daddy, sampai dengan keamanan, pembuat forum, dan plugin untuk e-commerce.

4. Themes

WordPress memiliki theme yang sangat banyak, sehingga menyediakan tampilan sesuai dengan yang pengguna butuhkan.

5. Search Engine

WordPress memiliki struktur dan sistem yang mudah dikenali oleh mesin pencari seperti Google dan Yahoo.

6. Dukungan, Perawatan dan BackUp

WordPress didukung oleh perusahaan besar dengan mengedepankan kemudahan penguna untuk melakukan perawatan dan backup.

7. Riset dan Pengembangan Berkelanjutan

WordPress melakukan pengembangan terus menerus untuk mencapai kesempurnaan yang dilakukan para developernya.

8. Dukungan Komunitas

Dengan adanya WordCamp yang merupakan kopi darat berkumpulnya penggiat WordPress dari berbagai belahan dunia, WordPress pun semakin kuat pengembangannya.

Nah kelemahannya sendiri terdapat jelas pada wordpress yang gratisan, untuk yang gratisan sendiri konten-konten tambahan yang kita inginkan berupa java script(iklan) tidak disediakan disini.





KEUNGGULAN BLOGSPOT

(dikutip dari kucoba.com)

1. User friendly

blogspot memiliki fitur yang paling mudah di gunakan terutama untuk pemula. Kostumisasi(mengubah tampilan,dsb) lebih mudah daripada yang lain, dan bebas menambahkan javascript.

2. SEO friendly

walaupun hampir semua orang mengatakan wordpress lebih seo friendly. Namun blogger juga sudah seo friendly tanpa kita membuat perubahan pun. Jadi masih sangat sesuai buat blogger pemula yang belum mengerti bahasa pemrograman.

3. Aman dan jarang eror

Blogspot memiliki fasilitas unimited bandwidth yang artinya berapapun jumlah pengunjung yang mengunjungi blog, kita akan aman-aman saja tidak akan di pusingkan dengan tagihan atau pageload yang menurun kecepatannya. Namun ini akan lain jika kita mengunakan domain dan hosting sendiri, biasanya menjadi masalah serius (crash) saat kuata bandwidth blog kita habis.





KEUNGGULAN MULTIPLY

(dikutip dari mahmudi.multiply.com)



1. Multiply.com memang sebuah portal komunitas yang benar-benar komplit. Di sini tersedia fitur Journal yang sama fungsinya dengan blog, Review untuk mengulas beragam produk seperti buku, film, dan sebagainya, Photo, Calendar, Market untuk memasang iklan, Links untuk menampilkan situs-situs favorit Anda, hingga Recipes bagi Anda yang hobi memasak.



2. Tak ketinggalan, hadir pula fitur Group yang memungkinkan Anda bergabung dengan teman-teman yang memiliki minat yang sama.

3. Menampilkan artikel yang lebih ringkas(read more). Jika jumlah artikel sangat banyak, ini akan mengganggu pemandangan karena halaman menjadi sangat panjang. Nah, di Multiply.com, yang tampil di halaman depan hanya ringkasan artikel. Kalau mau membaca selengkapnya, tinggal diklik saja.



4. Anda juga mungkin akan tercengang karena Multiply.com memiliki fitur yang memungkinkan

kita mengimpor koleksi foto dari situs-situs lain seperti Yahoo! Photo dengan amat mudah, mengimpor contact list dari Friendster, Yahoo! Mail, dan lain-lain, serta sejumlah fitur-fitur "menakjubkan" lainnya.



5. Kelemahan situs ini adalah tidak adanya fitur untuk mengubah desain. Namun ini bisa disiasati dengan pengaturan letak setiap fitur yang bisa diubah-ubah dengan mudah. Bahkan, ada sejumlah user di Multiply.com yang bisa meletakkan script khusus sehingga desain situs mereka menjadi lebih cantik.





KEUNGGULAN BLOGDETIK

(dikutip dari top1oli.blogdetik.com)



1. Dari beberapa event seo yang berlangsung di tanah air, blogdetik selalu menempati serp yang bergengsi baik di google maupun di yahoo.



2. . Memakai layanan milik detik.com ini memang cukup praktis, karena berbagai fasilitas yang biasanya membingungkan pemula sudah terinstal dengan baik di dashboard.



3. Dalam bahasa para master, blogdetik ini dianggap sangat seo friendly di semua search engine. Kalau beberapa blog terkadang cukup sulit terindex di mesin pencari maka tidak demikian dengan blogdetik(terkecuali blogspot yang menjadi anak emas dari google). Sebab meskipun kita tak melakukan submit url ke google, yahoo, dan bing, blog yang kita kelola akan cepat terindex di ketiga search engine terbesar itu.



4. Blogdetik juga lebih unggul dibandingkan dengan layanan wordpress.com gratisan, bahkan secara seo, blogdetik ini hampir selalu mampu tampil lebih unggul daripada blog yang berbayar. Blogdetik pun mampu mengalahkan performa dari blogetery maupun blog.com saat dibandingkan dengan tingkat kecepatan indeksnya.





Nah dari banyak kelebihan dan kekurangan dari masing-masing tempat-tempat ngeblog yang populer diatas gimana sih menurut Anda?? mana sih yang paling sreg dihati Anda?? kalau saya sih lebih suka dengan blogspot karena lebih mudah dan komplit fitur-fiturnya. share disini ya pendapatnya .. :D

=====

Terimakasih telah berkunjung:D



0

Friday, February 24, 2012

Batas inspirasi atau inspirasi yang dibatasi??

Hmmmm akhirnya saya bertemu juga dengan blog saya kali ini.
Oh ya bagi para pembaca harap jangan heran ya kalau nama blog saya tiba tiba berubah. Hal ini terjadi karena saya menemukan kebosanan dengan blog saya, dan kebosanan itu akan saya tuangkan disini kali ini.

Awal mulanya blog ini sebenarnya ada karena rasa gregetan saya atas ungkapan "pamali" hingga saya memutuskan akan mengangkat tema tulisan yang mendorong orang-orang untuk berpikir lebih moderen, dan sekitar tahun 2009 blog ini pun hadir, woow cukup lama juga kan blog ini?? *jadi malu :P
Awal mulanya hingga akhir tahun 2011 saya masih nyaman dengan tema dan nama blog ini. Namun entah kenapa sejak tahun 2012 saya pun ragu dengan tema itu, saya makin terpuruk karena blog ini harus mati suri sangat lama. Hingga pada akhirnya saya mengganti nama blog ini dan serasa plongg dari jeratan yang saya lakukan sendiri.

Nah diambil dari kisah saya di atas, saya mengambil kesimpulan bahwa:
Penentuan tema blog serta nama blog juga berpengaruh pada pemilik blog dalam menentukan tulisan-tulisan yang tepat, tema blog juga dapat menjerat dan memasukkan blog itu sendiri kedalam jurang "mati suri"nya sendiri jika pemilik blog tidak dapat meneruskan kembali tulisan-tulisan yang tepat dan malah ragu untuk menulis kembali. Jadi intinya si tema ini jadi sesuatu yang penting bahkan sangat penting.

Dan akhirnya saya memutuskan bahwa tulisan dan inspirasi saya tidak dapat dibatasi, dan saya tidak ingin mengikat inspirasi saya pada tema yang membuat blog saya ini "mati suri".

Bagaimana dengan Anda??






Mohon berikan saran dan kritik, saya akan sangat senang menerimanya, guna kemajuan blog saya. Terimakasih telah berkunjung:D
0

Sunday, August 14, 2011

Penyebab blog yang mati suri

Pernah mendengar istilah 'blog mati suri'?

Sebuah blog bisa dikatakan mati suri jika sang pemilik tidak meng-update posting maupun edit tampilan dalam waktu yang lumayan lama atau bahkan lama sekali. Blog mati suri ada kaitannya dengan ide sang blogger yang mati suri juga.

Membuat/mempunyai blog adalah suatu hal yang tak lari jauh dari dunia kepenulisan (bila blog berartikel). Berbeda dengan blog yang hanya mencari keuntungan dengan segala macam iklan tanpa
artikel, blog yang memiliki artikel kadang mempunyai kadar tingkat perawatan yang lebih rumit. Blog-blog artikel selalu berhubungan dengan ide baru dan ide baru. Nah ide-ide baru ini juga bisa mandeg loh...
Dibawah ini akan dipaparkan beberapa penyebab blogger dan ide menulis posting mati suri (ala saya). Simak ya..

Berikut penyebab para blogger untuk memati surikan blognya :
1. Adanya kejenuhan dari blog yang tak kunjung naik peringkat (page rank, SEO),
2. Terbatasnya media online guna mengimplementasikan blog,
3. Terbatasnya waktu untuk merawat blog yang begitu rumit,
4. Benefit yang dihasilkan dari blog makin menurun atau tidak sama sekali.

Berikut penyebab mati surinya ide untuk memposting:
1. Tema blog yang cukup rumit/rumit untuk sang blogger,
2. Kesibukan yang padat dan menyita waktu,
3. Kelelahan dalam melakukan aktifitas tiap harinya,
4. Sedang fokus dengan tugas/projek/skripsi/sekolah,

Nah bagi anda (blogger) yang blognya pernah mati suri pernahkan anda mengalami hal seperti ini?

Bila ada yang menurut anda kurang dari pemaparan saya silahkan di komentar ya..

Mohon berikan saran dan kritik, saya akan sangat senang menerimanya, guna kemajuan blog saya. Terimakasih telah berkunjung:D
6

Friday, April 1, 2011

REMAJA SUPER

Agak lucu ya melihat judulnya. Apa yang Anda pikirkan tentang remaja super? Remaja dengan jubah bersayap seperti batman/superman dll? Remaja yang besar seperi hulk? Tentunya itu hanya ceritakan? Bagaimana dengan Anda? Apa Anda manusia super? Terus baca posting saya ini sampai habis...

Mengenai remaja kebetulan saya kali ini lebih mengarah kepada anak kalangan SMP/SMA/baru lulus SMA (1 atau 2 tahun). Kenapa demikian? Karena saya terinspirasi dengan status facebook salah satu teman saya (dia seangkatan dengan saya). Distatusnya dia seperti heran, dan bimbang karena kehidupannya yang memaksanya untuk melakukan tanggungjawab yang berat.

Boleh kan saya beritahu usia saya? Saya baru lulus sma di tahun 2009, saya lulus saat saya masih berusia 17tahun. Saya tidak bermaksud untuk untuk menujukkan saya masih sangat muda, tapi saya hanya ingin bilang bahwa saya juga pernah merasakan apa yang teman saya rasakan. Kali ini biarkan saya sedikit membahas kehidupan saya agar lebih mengena.

Saya lulus diusia yang cukup muda dari pada anak lainnya, sejak saya masih duduk di bangku kelas 3 SMK tidak terbersit dipikiran saya untuk langsung kuliah, dulu saya berpikir ingin bereksplorasi 1 tahun dahulu. Waktu pun berlalu dan saya pun mulai bekerja, tak terbayangkan saat saya bekerja saya harus merasakan tanggung jawab yang berat untuk usia saya saat itu. Saya selalu bertanya "kenapa?" "mengapa?" dan mungkin aku sudah dicatat sebagai manusia pengeluh oleh Tuhan. Kenapa saya seperti itu, karena saat itu saya berpikir bahwa usia saya saat itu adalah usia masih merasakan bangku sekolah atau bangku kuliahan, ini dilema buat saya saat itu. Dan buruknya saya berkata dengan teman kantor saya "aku masih kecil", sebenarnya itu adalah hati saya yang bicara saat itu.

Namun setelah saya berusia 19 tahun, saya telah menemukan jawabannya. Jawaban itu bukan karena bertanya "kenapa/mengapa?" pada Tuhan, tapi karena saya coba bertanya kepada diri saya sendiri. Dan ini lah jawabannya:
"Tidak boleh lagi ku bertanya (kenapa/mengapa) karena itu adalah keluhan. Semua resiko yang terjadi karena keputusan ku itu adalah mutlak milikku dan aku tidak boleh mengeluh/menangis. Semua yang terjadi kepadaku kini adalah mutlak tanggungjawabku."

"Berpikir lebih realistis, lakukan yang terbaik untuk ku dan orang lain. Jangan salahkan waktu-jangan juga salahkan takdir, lebih baik berpikir bagaimana supaya hidup ku bisa lebih baik."

Sekarang saya lebih tenang dan lebih bisa merasakan kehidupan, saya lebih cuek dengan cobaan, dan bahkan saya kadang menertawai hidup saya yang saya anggap unik.

Saya mengakui bahwa saya sudah melakukan kebodohan, dan saya bukanlah remaja super, Andalah yang remaja/manusia super. Tapi apakah Anda lebih bodoh dari pada saya? Jangan jawab! Segera berubah dan jangan bertanya lagi!

Hidup ini sangat seru dan menyenangkan, tapi bila kita bisa berpikir positif.

Manusia yang hidup moderen adalah manusia yang hidup tanpa mengeluh dan mampu berpikir mengenai perubahan didalam hidupnya. Dan remaja super adalah remaja yang mampu berdiri dan tak gentar dengan segala rintangan serta dapat mempertanggungjawabkan kehidupannya sendiri.

Lalu seberapa super dan moderen sih diri Anda?

----------------------------------------
Saya sangat mengharapkan komentar anda disetiap kunjungan atau bahkan di setiap postingan saya. Terimakasih...
2

Saturday, March 26, 2011

NILAI SEBUAH KONSEKUENSI DALAM ORGANISASI

NILAI SEBUAH KONSISTENSI DALAM SEBUAH ORGANISASI

Sebuah kata yang mungkin mudah diucap namun begitu sulit untuk dilakukan, dan kata itu adalah konsistensi. Seberapa penting konsistensi dalam hidup Anda? Itulah nilai dari kehidupan Anda. Kenapa saya katakan begitu, karena sebuah konsistensi adalah tolak ukur tingkat keseriusan kita dalam menjalani kehidupan.

Penilaian ini juga berarti dalam menjalankan/mengikuti sebuah organisasi. Hal apa yang menarik dan tujuan Anda dalam menjalankan/mengikuti sebuah organisasi? Itulah tolak ukur untuk Anda dalam menjalankan/mengikuti sebuah organisasi. Dalam sebuah organisasi kita (secara personal) tidak hanya memiliki sebuah tujuan, tapi juga sebuah konsistensi. Namun konsistensi itu tidak hanya bersifat personal saja, kita juga harus menanamkan/memiliki konsistensi bersama.

Sebuah konsistensi yang bergerak demi kepentingan bersama mampu menjamin sebuah organisasi tersebut untuk memiliki masa depan yang gemilang. Dari dalam diri personal tak urung saat beroganisasi memiliki sifat egois untuk mencapai sebuah kesejahteraan yang besifat personal, tapi kalau rasa egois itu dikesampingkan dan mengutamakan kepentingan bersama, maka tak hanya kesejahteraan organisasi kesejahteraan kita pun tercapai. Dan semua hal dapat tercapai dengan sebuah konsistensi.

Sebuah konsistensi yang dibangun dengan baik dapat menimbulkan sebuah dedikasi yang tak ter nilai harganya, dan orang-orang yang dapat melakukannya adalah seorang pahlawan.

Jadi seberapa konsistenya Anda dalam berorganisasi? Itulah nilai kepahlawanan Anda.
5

Monday, October 27, 2008

apa arti dewasa menurut sy?

Saya seorang anak terakhir dari tiga bersaudara (loh kok malah curhat?.., udah bacanya terusin....), saya paling benci kalau saya diremehkan (kacian...) ketika saya hendak berpendapat. Kedua kakak saya terus saja berpendapat bahwa saya masih kecil ketika saya menasehati mereka. Memang apa salahnya menjadi seorang yang lebih muda, apa seorang yang lebih tua atau berumur itu mampu melakukan hal sebaik seorang anak kecil. Bagi saya tidak.Orang- orang yang dewasa selalu melakukan hal yang ceroboh, tergesa-gesa, terlalu disertai napsu. Coba kita lihat anak kecil, seorang anak kecil memang melakukan hal yang ceroboh, tapi itukan karena rasa keingintahuanya tapi ia tidak melakukan sesuatu yang membuatnya masuk ke dalam kondisi yang bahaya untuk dirinya sendiri walaupun itu terjadi itu juga karena ia tidak tahu (coba kita?).Apa dewasa musti memandang umur enggakkan....Bagaimana ketika Anda dinasehati oleh seorang anak Anda atau seorang adik yang masih kecil, Anda pasti mengelak dan menjadikan diri Anda kedalam posisi yang selalu benar. Sekarang siapa yang lebih dewasa?.(hayuuuuu.. mikir deh tuh ngelak lagi deh tuh.....)
1

Jangan termakan kata moderen

Dulu semasa saya masih kecil saya suka bermain-main ditanah lapang bersama bibi saya di jakarta selatan, sekarang tanah lapang itu jadi sebuah gedung yang berjejer menutupi pandangan mata saya untuk melihat langit, sekarang yang saya lihat disana cuma jemuran yang masih basah berjejer dibelakang pintu apartement.Bagi saya peradapan dunia sudah semakin memperkosa dunia ini. Si bumi indah pertiwi dipaksa untuk mengalami era moderen akhirnya tanpa disadari kita sudah merusak ekosistem di bumi tercinta kita ini.Sekarang Anda pasti mengeluhkan bahwa ada penyakit anulah-itulah yang bersarang ditubuh Anda, mungkin penyakit Anda ada karena Anda terlalu memakan kata 'moderen' dalam hidup.Anda boleh saja mengaku sebagai manusia yang moderen, tetapi Anda juga harus mampu mempertanggungjawabkan pengakuan Anda tersebut, mengerti maksud saya?.Manusia memang selalu menuntut sebuah peradaban menjadi lebih baik. Tetapi tuntutan itu harap jangan terlalu dipaksakan. Sekarang memang adalah jaman yang moderen tetapi keadaan ini malah semakin buruk untuk diri kita sendiri, karena peradaban yang moderen tanpa pikiran yang moderen malah makin memperburuk segala keadaan. Maksud pikiran yang moderen disini adalah sebuah pemikiran yang kreatif namun juga mampu memikirkan pola dampak yang akan terjadi apabila ide itu akan dijadikan real. Menurut saya boleh sih adanya peradaban yang moderen, namun jika dampak peradapan itu terlalu buruk untuk keadaan sekitar serta diri kita "Mohon dipertimbangkan dulu sebelum terjadi."
0

Terlepasnya binantang mungil dari waktu


Binatang yang lucu ini dulunya sering dikenal ditempat tinggal saya dengan nama 'macan sembah' atau dalam bahasa lainnya entah apa karena sudah tak ada orang yang mampu menjelaskannya secara tuntas.
Yang jelas dan saya tau:
Seekor macan yang ukurannya kira-kira seukuran anjing rumah biasa. Saya tidak tahu jelas bagaimana bentuk fisik sebenarnya dan bagaimana cara hidup mereka. Karena waktu kecil saya belum sempat melihat bahkan tahu binatang ini, tetapi karena ibu saya sempat menceritakan tentang binatang ini. Sekitar tahun 1991'an binatang yang lucu ini pernah hidup di daerah tempat tinggal saya (Rangkapan Jaya, Depok, Jawa Barat).Tetapi saya amat merasa menyesal karena saya belum sempat tau bagaimana bentuk si 'simba' ini. Ibu saya bilang bahwa macan ini telah banyak orang yang mengambilnya, entah dijual entah di pelihara, yang jelas sekarang binatang itu sudah tidak ada lagi. Bagaimana ada, mungkin anak-anak sekarang sudah tidak kenal lagi dengan binatang lucu tersebut.Sekarang apakah ini yang dinamakan jaman moderen, jaman yang penuh dengan penjarahan dan kerakusan. Bagaimana kita ingin melihat negara yang tercinta ini damai dan sejahtera "Kita aja kayak gini...gimana sihh..."Bagi yang pernah ngerasa mencuri sesuatu yang berharga dari alam dengan ilegal dan menjadi sesuatu yang merusak......"Tanggung jawab di akhirat nanti......"
0

"Perawan enggak boleh duduk didepan pintu"

Ada yang bilang 'perawan enggak boleh duduk didepan pintu nanti jodohnya jauh...'" Kenapa ya?,"apa pertanyaan itu pernah terbersit di benak Anda, atau Anda segera mempercayai larangan tersebut tanpa tahu alasan sebenarnya dan segera mengatakan pernyataan itu dengan sebutan'pamali' kenapa tidak sekalian 'bumali' atau 'demali', ternyata Pamali tenar juga ya....(he2).Pernah enggak sih Anda berpikir dengan logika, kenapa orang tua JaDul(jaman dulu ) berkata seperti itu. Sebenarnya mereka itu suka menyembunyikan makna didalam sebuah kata. Mengerti maksud saya?.Mungkin anak remaja jaman dulu sama dengan sekarang 'bandel-bandel' sehinga begitu susah untuk menasehatinya. Para orang tua JaDul juga garuk-garuk kutu(bingung), jadi mereka banyak menyembunyikan makna kedalam sebuah perintah sehingga perintah itu dipakai dan dikenal sebagai 'perintah keras' dan menjadi sebuah ketakutan tersendiri bagi pendengarnya dan membuatnya takut untuk menjalaninya 'siapa coba yang mau enggak punya jodoh..,'.Nah maksud mereka melarang 'perawan enggak boleh duduk di depan pintu' ada dua kemungkinan:1. menghalangi jalan orang2.rumah JaDulkan kebanyakan panggung dan dulu tuh belum ada celana jadi perawan pakai kain yang dibelit-belit kayak uler nyangkut, so pas mereka duduk di depan pintu ada yang datang mau melamarnya atau ada laki-laki yang lewat di depan rumahnya tiba-tiba melihat si perawan buka toko dan pikiran laki-laki itu jadi jorok atau buruk sama perawan itu. So yang mau ngelamar enggak jadi deh dan yang lewat nyebarin berita tu keorang banyak dan namanya menjadi "ter-ce-mar" "sungguh ter-la-lu....."
0

"Perawan enggak boleh makan terong"

Si ungu panjang yang sering disebut dengan terong itu ternyata para orang tua JaDul (Jaman Dulu) ternyata ngelarang para perawan buat makan sayur itu looohh.....eheh kok bisa ya......, ada yang pernah denger gak soal ini?....bagi yang belum denger terusin bacanya ya.......!Orang- orang banyak bilang kalo perawan enggak boleh makan sayuran terong karena kalau dimakan wajahnya bisa biru pas ngerayain pernikahannya nanti."Loh, loh kok bisa ya kayak baju aja biru kenapa enggak ijo aja kayak Hulk."Kenapa sih orang-orang melarang para perawan untuk makan terong padahal sebenernya terong itu banyak mengandung gizi looooh...Kalau menurut penelusuran pikiran saya mereka tak memperbolehkan karena pada jaman dulu mungkin sayuran seperti itu masih langka jadi kalau anak-anak remaja ikut makan bagaimana dengan anak-anak yang masih kecil merekakan lebih butuh makanan yang bergizi untuk tumbuh kembang mereka."Bagaimana Anda setuju?."
0